Tirta Nirwana Songgoriti Batu: Wisata Air Legendaris yang Tetap Seru untuk Liburan Keluarga

Tirta Nirwana Songgoriti Batu: Wisata Air Legendaris yang Tetap Seru untuk Liburan Keluarga

Kalau lagi ngomongin wisata yang sudah lama ada tapi tetap punya tempat di hati banyak orang, nama Tirta Nirwana Songgoriti hampir pasti ikut disebut. Tempat ini ada di kawasan Songgoriti, salah satu area paling sejuk di Kota Batu. Suasananya beda dari taman hiburan modern yang penuh lampu dan teknologi, di sini nuansanya lebih klasik, lebih santai, dan entah kenapa terasa nostalgic.

Begitu masuk area Tirta Nirwana Songgoriti, yang langsung terasa itu udaranya. Sejuknya bukan cuma karena banyak pepohonan, tapi memang kawasan Songgoriti dari dulu terkenal dingin. Bahkan siang hari pun anginnya tetap adem. Buat yang datang dari kota besar yang panas, rasanya langsung kayak disambut udara segar yang bikin napas lebih lega.

Tempat ini identik dengan wisata air dan kolam renang. Kolamnya cukup luas, cocok buat keluarga. Ada area yang dangkal untuk anak-anak, ada juga yang lebih dalam untuk orang dewasa. Biasanya kalau akhir pekan, suasananya ramai oleh keluarga yang bawa anak-anak. Teriakan senang, cipratan air, dan suara tawa jadi latar belakang yang hampir nggak pernah hilang.

Foto

Yang menarik, air di sini terasa segar banget. Banyak yang bilang karena sumber airnya masih alami dari pegunungan sekitar. Jadi beda rasanya dibanding kolam renang di tengah kota. Airnya dingin, tapi bukan yang bikin nggigil nggak karuan. Justru itu yang bikin nagih. Apalagi kalau berenang siang hari, badan langsung terasa fresh.

Selain kolam renang utama, ada juga wahana permainan air seperti seluncuran yang jadi favorit anak-anak. Warnanya cerah, bentuknya sederhana, tapi selalu penuh antrean kecil. Anak-anak biasanya nggak capek-capek naik tangga lalu meluncur lagi dan lagi. Orang tuanya duduk di pinggir kolam sambil ngawasin, kadang sambil ngobrol santai atau sekadar main HP.

Foto swimming pool

Tirta Nirwana Songgoriti juga punya area taman yang cukup luas. Banyak pengunjung yang nggak cuma datang buat berenang, tapi juga piknik kecil-kecilan. Bawa tikar, camilan, dan duduk di bawah pohon. Suasana seperti ini jarang ditemui di wisata modern yang serba cepat. Di sini, waktunya terasa lebih pelan.

Kalau kamu datang pagi, suasananya lebih tenang. Biasanya rombongan keluarga mulai berdatangan menjelang siang. Datang pagi itu enaknya bisa pilih spot duduk yang nyaman dan air kolam juga masih terasa lebih bersih dan segar. Cahaya matahari yang masuk dari sela pepohonan juga bikin suasana jadi lebih hangat tapi tetap adem.

Di sekitar area wisata, banyak penjual makanan dan minuman. Bakso, mie instan, gorengan, sampai minuman hangat. Setelah capek berenang, makan mie rebus panas di udara dingin Songgoriti itu rasanya sederhana tapi nikmat banget. Kadang justru momen makan bareng di pinggir kolam yang paling diingat.

Foto

Kawasan Songgoriti sendiri sebenarnya punya sejarah panjang, dikenal dengan pemandian air panas dan candi kecilnya. Walaupun Tirta Nirwana lebih fokus ke wisata keluarga dan rekreasi air, aura kawasan ini tetap terasa klasik. Jadi datang ke sini bukan cuma soal main air, tapi juga menikmati suasana Batu yang lebih tradisional.

Banyak orang yang dulu waktu kecil pernah diajak ke sini, sekarang datang lagi bawa anaknya sendiri. Ada semacam rasa nostalgia. Bangunannya mungkin sudah diperbarui di beberapa bagian, tapi vibe lamanya masih ada. Itu yang bikin tempat ini tetap bertahan walau banyak wisata baru bermunculan di Batu.

Foto view

Kalau dibandingkan dengan tempat hits lain yang lebih modern dan instagramable, Tirta Nirwana Songgoriti memang terlihat lebih sederhana. Tapi justru kesederhanaannya itu yang bikin nyaman. Nggak terlalu ribet, nggak terlalu heboh, cocok buat yang mau quality time bareng keluarga tanpa harus kejar-kejaran wahana.

Sore hari biasanya suasana mulai lebih tenang. Anak-anak yang tadi heboh berenang mulai kelihatan capek. Orang tua mulai beres-beres, ganti baju, lalu duduk sebentar menikmati angin sore sebelum pulang. Kadang ada yang lanjut jalan-jalan ke sekitar Songgoriti atau cari makan malam di pusat kota Batu.

Tirta Nirwana Songgoriti mungkin bukan wisata paling viral di media sosial, tapi tempat ini punya daya tarik yang lebih dalam. Ini soal kenangan, soal momen sederhana bareng keluarga, soal tawa anak-anak yang main air tanpa beban. Kadang, liburan nggak harus selalu ke tempat paling baru atau paling mewah. Tempat yang hangat dan apa adanya justru sering kali lebih membekas.

Alun-Alun Kota Batu Malam Hari: Wisata Hits Gratis yang Selalu Ramai dan Penuh Cerita

Alun-Alun Kota Batu Malam Hari: Wisata Hits Gratis yang Selalu Ramai dan Penuh Cerita

Kalau siang hari terasa biasa saja, coba datang ke Alun-Alun Kota Batu saat malam tiba. Suasananya benar-benar berubah. Lampu warna-warni menyala, udara dingin khas dataran tinggi mulai terasa, dan keramaian pelan-pelan memenuhi setiap sudut.

Di tengah perkembangan wisata modern di Kota Batu yang dipenuhi taman hiburan besar dan spot Instagramable kekinian, Alun-Alun tetap punya daya tariknya sendiri. Bahkan bisa dibilang, ini salah satu wisata hits Batu Malang yang paling merakyat — gratis, terbuka untuk siapa saja, dan selalu hidup. Dan justru di malam hari, pesonanya terasa paling kuat.

Foto alun alun batu

Menjelang pukul 6 sore, langit mulai gelap dan lampu-lampu taman dinyalakan. Bianglala raksasa di sisi alun-alun terlihat menyala terang, menjadi pusat perhatian dari kejauhan.

Anak-anak mulai berlarian kecil. Penjual jajanan satu per satu membuka lapaknya. Aroma jagung bakar dan cilok hangat mulai tercium. Udara Batu yang terkenal sejuk berubah jadi dingin tipis saat malam benar-benar datang. Banyak pengunjung mengenakan jaket atau hoodie, menambah kesan cozy. Ini bukan sekadar ruang terbuka. Ini adalah ruang berkumpul.

Bianglala Ikonik yang Selalu Jadi Spot Favorit

Salah satu ikon utama Alun-Alun Kota Batu adalah bianglala berwarna cerah yang berdiri di tengah area. Dari atas, pengunjung bisa melihat lampu-lampu kota yang berkelip.

Foto ferris wheel

Meski ukurannya tidak sebesar di taman hiburan besar seperti Jatim Park 3, bianglala ini punya pesona tersendiri. Banyak pasangan memilih naik di malam hari karena suasananya terasa lebih romantis. Anak-anak pun antusias karena ini pengalaman sederhana tapi menyenangkan.

Taman Apel: Identitas Kota yang Kuat

Sebagai kota yang identik dengan buah apel, alun-alun ini juga menampilkan patung apel besar yang jadi spot foto wajib.

Lampu yang menyala di sekelilingnya membuat area ini terlihat cantik saat malam. Hampir setiap pengunjung berhenti sebentar untuk berfoto. Sederhana, tapi penuh identitas.

Foto PUSAT INFORMASI PARIWISATA KOTA WISATA BATU

Banyak remaja dan pasangan muda datang hanya untuk duduk santai. Ada yang gelar tikar kecil, ada yang sekadar duduk di rumput sintetis.

Obrolan mengalir pelan. Kadang terdengar musik jalanan dari pengamen. Kadang ada komunitas kecil berkumpul. Alun-alun ini seperti ruang tamu bersama bagi warga dan wisatawan. Alun-Alun Kota Batu versi malam hari adalah wisata hits yang sederhana tapi penuh suasana. Gratis, merakyat, dan selalu hidup.

× Dapatkan Penawaran